Sistem reproduksi merupakan salah satu sistem yang sangat penting bagi tubuh untuk memproduksi, menghasilkan dan mengeluarkan hormon, cairan keputihan pada wanita, sperma pada pria dsb. Sistem reproduksi sangat sensitif dan mudah sekali terkontaminasi virus, kuman, bakteri dan lainnya, apabila kebersihan pada sekitar sistem atau alat reproduksi tidak diperhatikan dan dijaga kebesihannya.
Tingkat kepedulian akan sistem reproduksi lebih peka terhadap wanita, oleh karenanya wanita akan cepat sekali bereaksi, apabila dirasakan ada sesuatu yang mengganggu pada organ intimnya dibanding pria terkadang kurang peka terhadap kebersihan dan kesehatan alat vitalnya. Sistem reproduksi juga dapat dipengaruhi oleh banyak hal, misalnya : pemakaian celana dalam, makanan yang dikonsumsi sehari-hari, faktor usia, faktor psikologis, faktor patologis, faktor lingkungan serta faktor lainnya yang mendukung dari kelangsungan hidup sistem dan alat reproduksi.

Sistem reproduksi merupakan salah satu sistem tubuh yang bisa dibilang sangat rentan terhadap usia dan lingkungan. Tak peduli pria atau pun wanita, semuanya memiliki kemungkinan bermasalah dengan sistem reproduksi. Masalahnya, perempuan biasanya berusaha mencari solusi secepat mungkin sedangkan pria lebih cuek. Oleh karena itu bantulah si dia agar menjaga sistem reproduksinya sekaligus menjaga kualitas spermanya.
Makanan sumber zat seng, misalnya, kerang, beef tenderloin, kacang merah, daging ayam. Bermanfaat mencegah penurunan volume semen dan kadar hormon testoteron
Selain itu, jumlah sperma juga bisa lebih tinggi di saat pagi hari. Namun jika dikaji lebih jauh, ada sebagian ahli kesehatan yang tidak menyetujui pendapat ini. Alhasil, pendapat ini pun memerlukan penelitian yang lebih jauh dan mendalam.
Tak sedikit pasangan suami istri yang harus menanti bertahun-tahun dengan beragam usaha untuk bisa punya anak. Itu pun belum tentu ada hasilnya. Infertilitas adalah ketidakmampuan pasangan suami istri mendapatkan keturunan. Entah dari pihak istri maupun dari pihak suami. Perbanyaklah konsumsi vitamin untuk menunjang proses pembentukan
Kacang-kacangan kaya akan mineral, minimal mengkonsumsi setengah cangkir kacang-kacangan setiap hari, akan menekan tekanan darah hingga 8-10%. Kacang-kacangan berguna pula untuk menekan jumlah kolesterol dalam tubuh dan lonjakan gula darah. Kacang-kacangan beragam macamnya, seperti kacang kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, buncis, dll.
Oligozoospermia adalah kondisi dimana sperma yang dihasilkan sedikit, hal ini yang kemungkinan menjadi penyebab kesulitan terjadinya pembuahan sehingga istri belum dapat hamil. Ketidaksuburan bisa terjadi karena azoospermia atau tak adanya produksi sel sperma sama sekali. Ada pula yang sel spermanya terproduksi, tetapi sperma yang dihasilkan terlalu lemah dan jumlahnya seidkit atau dibawah angka cukup (20-200 juta per ml). Kondisi yang disebut oligospermia ini membuat sel sperma tak mampu berenang mencapai telur atau mati sebelum menembus sel telur.